Puncak B29, Negeri di Atas Awan yang Menakjubkan

Puncak B29

Kalian sedang berlibur ke Jawa Timur? Merasa Bromo menjadi destinasi tujuan wisata yang mainstream atau biasa-biasa aja? Coba deh  traveler pergi ke Kawasan Puncak B29 atau “Negeri di Atas Awan”. Negeri Di Atas Awan yang sangat menakjubkan itu masih masuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru loh, masih satu lingkup dan kalo ditarik garis lurus, kedua tempat wisata tersebut sangat dekat. Puncak B29 memang belum cukup populer di kalangan traveler lokal maupun mancanegara, tapi spot itu sekarang sudah menjadi daftar tujuan baru bagi para traveler lokal di Jawa Timur. Perlu traveler ketahui, Puncak B29 masuk dalam wilayah Desa Argosari, Kec. Senduro, Kab. Lumajang-Jawa Timur. Transportasi menuju Desa Argosari masih sangat minim, sehingga jika kalian berkunjung, kalian sangat dianjurkan untuk membawa kendaraan pribadi. Jika menggunakan mobil atau motor, kalian bisa menuju perjalanan ke Kota Lumajang, kemudian lanjut menuju ke Kecamatan Senduro. Dari Kecamatan Senduro, traveler harus melewati perjalanan yang lumayan menantang menuju Desa Argosari ditambah dengan kondisi jalan aspal yang cukup sempit, menanjak, dan penuh tikungan tajam. Tapi kalian tidak perlu khawatir ataupun mengeluh saat perjalanan. Kalian cukup lihat pemandangan saat perjalanan dan kalian akan semakin penasaran dengan puncak B29 nantinya. Perjalanan yang lebih menantang sebenarnya ada di jalur antara Desa Argosari sampai ke Puncak B29. Kenapa? Meskipun jarak hanya sekitar 4 kilometer lagi, namun kondisi jalan disana sangat buruk. Sebagian besar jalan didominasi jalur off road yang lumayan licin di musim penghujan dan berdebu di musim kemarau. Melewati kondisi jalan seperti ini bukan perkara mudah loh, traveler. Apalagi sepanjang jalan banyak tanjakan dan tikungan yang begitu ekstrem dan sangat perlu berhati-hati.

Puncak B29, Sumber Gambar: IG @seruni.mp

Jika kalian menggunakan mobil saat menuju Desa Argosari, kalian berarti hanya memiliki dua cara untuk menuju Puncak. Cara pertama adalah dengan trackking, sedangkan cara kedua bisa menggunakan jasa ojek disana. Kalau datang menggunakan motor, cukup percaya diri bisa membawa motor sampai puncak yaa nggak masalah. Tapi kalau motor sudah dirasa nggak kuat, merasa berbahaya, dan pertimbangan lainnya, mending kalian sewa ojek. Para tukang ojek disana sudah berpengalaman saat melewati jalur menuju Puncak B29. Bisa dibilang jalur disana adalah makanan mereka setiap harinya, sehingga mereka sudah sangat paham dan mengerti strategi untuk melewati tingkungan-tingkungan tersebut.

Apa sih menariknya Puncak B29 itu? Sudah tentu pemandangan di Puncak B29 sangat memikat dan bikin betah bangettt. Puncak B29 berada di ketinggian 2.900m di atas permukaan laut. Saat berada di atas, Puncak B29 kalian bisa memandang kawasan wisata Bromo yang super duper indah, mulai dari Gunung Bromo sendiri, kemudian Gunung Batok, Pasir Berbisik atau lautan pasir, hingga Padang Savana yang hijau. Hm segerrr.. Kawasan Puncak B29 ini persis di sebelah timur kawasan gunung Bromo. Dan yang menarik lagi, kawasan Bromo, yang lebih rendah sering kali diselimuti oleh kabut dan awan tebal, seperti kalian berada di sebuah Negeri di atas awan. Tidak salah lagi kalau warga setempat sering menyebut Puncak B29 itu Negeri Di Atas Awan.

Kalau masih kurang dengan ketinggian 2.900m di atas permukaan laut, traveler bisa menuju kawasan Puncak B30 yang berada di ketinggian 3.000m di atas permukaan laut atau lebih tepatnya B30 tepat di atas B29. Berbeda dengan Puncak B29 yang masuk wilayah Kabupaten Lumajang, B30 sudah masuk dalam wilayah Kabupaten Probolinggo-Jawa Timur. Pemadangan di kedua tempat ini cukup mirip, hanya perbedaan angle aja. Di Puncak B29 misalnya, traveler memandang lebih dekat ke arah Padang Savana Bromo, dan kalau  Puncak B30 pemandangan lebih dekat ke arah Gunung Batok, Gunung Bromo, dan Desa Cemoro Lawang yang digunakan oleh traveler sebagai pintu masuk ke kawasan Bromo.

Puncak B29, Sumber Gambar : IG @andik_hank

Oh ya, untuk fasilitas dan akomodasi bagi traveler di B29 memang masih sangat minim sekali. Tapi kalau ingin menginap, kalian bisa menyewa homestay yang ada disana atau bermalam di rumah penduduk di Desa Argosari. Homestay di sana pun masih sangat terbatas. Untuk menginap di homestay kalianbisa dipatok harga Rp 50.000 per orang dengan fasilitas seperti rumah-rumah pada umumnya. Traveler nggak akan bisa mendapatkan fasilitas yang mewah seperti layaknya hotel yaa. Kalau ingin liburan lebih seru, nggak ada salahnya juga kalian mendirikan sebuah tenda di kawasan Puncak B29 ini. Nge-camp mungkin bisa menjadi opsi yang menarik, karena bisa sekaligus menunggu munculnya sunrise. Udah kebayang gak? hehe

Untuk menuju ke Puncak B29 dan Puncak B30, sebenarnya masih ada dua jalur lagi selain melewati Desa Argosari Senduro (Lumajang), yaitu ada satu jalur dari arah Sukapura (Probolinggo) dan satu jalur lagi dari arah Ranu Pane yang masuk ke wilayah Senduro (Lumajang). Tapi sayangnya jalur seperti itu adalah jalur offroad yang hanya bisa dilalui oleh motor-motor trail saja.

Ini view yang akan kalian dapatkan ketika berkunjung ke puncak B29

Puncak B29

Puncak B29

Nah, keren kan? Gimana traveler, sudah ada planning berlibur ke “Negeri di Atas Awan”?

Tempat Wisata Lain yang patut Anda kunjungi:

Pantai Kuta Lombok dari Bukit Mandalika
Mengenal Taman Nasional Baluran Si Afrika Van Java
Paris Van Java Versi Indonesia Ada di Kediri Jawa Timur

Puncak B29, Negeri di Atas Awan yang Menakjubkan
4 (80%) 1 vote

Tags
Leave a Comment

*Please complete all fields correctly

Thanks!

Klik / Tap icon untuk chat via WhatsApp dengan admin kami