Menilik Kampoeng Primitif Banyuwangi yang Unik dan Kreatif

Kampoeng Primitif Banyuwangi bukanlah kampung yang menolak adanya kemajuan dan peradaban. Kampung ini dibentuk pemerintah setempat semenjak event karnaval Agustus 2017. Pemerintah melihat potensi masyarakat sekitar yang unik, kreatif dan menarik untuk dijadikan destinasi wisata yang mampu diunggulkan.

Kampoeng Primitif Banyuwangi ini berada di Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran, Jawa Timur. Primitif disini adalah singkatan dari Prima dan Inovatif. Penulis mengunjungi Kampung Primitif yang menjadi salah satu destinasi wisata dalam agenda Osing Travel Mart 2018.

Kampoeng Primitif Banyuwangi

Kampoeng Primitf Banyuwangi

Kampung ini di support oleh pemerintah daerah untuk mengoptimalkan potensinya tersebut melalui Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata). Mengingat di Kecamatan tersebut tidak ada satupun destinasi wisata yang ada. Pelan-pelan namun pasti Kampoeng Primitif Banyuwangi menjadi tempat tujuan wisata untuk berbagai kalangan, baik dari sekolah TK, SD, SMP, SMA bahkan masyarakat umum dari berbagai daerah.

Selain keunikan style/kostum primitif dari hasil kreasinya dalam menyulap kostum dan tubuhnya khas masyarakat pedalaman, kampung tersebut memiliki potensi lainnya diantaranya tanah yang subur, sungai yang bersih, serta pohon rambutan yang buahnya sangat menggiurkan. Ada juga bangunan-bangunan yang dibangun dari bahan dasar bambu dan jerami. Hampir setiap rumah memiliki pohon rambutan tersebut. Kalau di Jogja daerah ini bisa dikatakan sebagai Desa Wisata.

Sedangkan untuk menunjang perekonomian lokal, masyarakat primitif membuat aneka macam kerajinan dan olahan makanan minuman. Beberapa olahan yang menurut saya sangat nikmat yaitu nasi jagung, nasi thiwul dan kopi rempahnya. Untuk kopi rempahnya sangat hangat sekali di tubuh.

Fasilitas di Kampoeng Primitif ini sangat lengkap, ada toilet, mushola, tempat jual souvenir khas kampung primitif, gazebo, perahu, dll. Untuk tiket masuknya pun sepertinya masih gratis karena penulis tidak melihat adanya loket atau penjualan tiket masuk. Hanya ada kotak uang, dimana Anda bisa mendonasikan seikhlasnya untuk pengelolaan kampung tersebut.

Masyarakat Kampung Primitif sangat mengidolakan kehidupan sosial dan budaya masyarakat pedalaman. Nilai-nilai yang mereka ingin contoh yakni tentang gotong royongnya, persatuan masyarakatnya, dan kesederhanaannya.

Penasaran dengan tempat tersebut, ikuti saja google map berikut ini: https://goo.gl/maps/B8DUspKcRm62.

Travel Mart sebelumnya:

Minangkabau Travel Mart 3

Menilik Kampoeng Primitif Banyuwangi yang Unik dan Kreatif
5 (100%) 1 vote

Leave a Comment

*Please complete all fields correctly

Thanks!

Klik / Tap icon untuk chat via WhatsApp dengan admin kami